Sabtu, 12 Januari 2013

akhirnya, berakhir sudah..


Seperti ini rasanya kehilangan.

Seperti tak ada yang tersisa.

Begitu rapuh..

Dan akhirnya aku tak butuh mengatakan “ kembalilah ! “ karena aku tetap kalah , bahkan sebelum melambaikan kata perpisahan..


Jangan Beritahu Niah


Tolong jangan beritahu niah
Bahwa kini tiada lagi cinta
Yang kurasa pada sentuhannya
Pada tiap buaiannya..
Tolong jangan beritahu niah
Bahwa kini hatiku terbawa..
Pada sesesorang di sana..
Pada satu cinta di sana..

Bagaimana lagi yang harus kukatakan
Bila aku tak mampu lagi berbohong untuk mencintainya
Lalu apa lagi yang harus kukatakan
Saat dia berjanji akan mencintai aku
Untuk selama-lamanya
Untuk selama-lamanya
Untuk selama-lamanya

Reff:
Takkan sampai hati bila ku pergi..
Meninggalkan niah melukai niah..
Apapun yang akan terjadi nanti..
Aku akan slalu ada disampingnya
Aku akan slalu merawat niah di sini

Semakin hari terbangun
Aku memikirkanmu...

“ apa masih ingat lagu ini? Sebuah lagu dari band favoritku ‘ jangan beritahu niah! ‘
Apa masih ingat lagu ini? Lagu yang pernah kamu nyanyikan untukku.
apa masih ingat lagu ini?

jerit suara hati

apa kamu tahu?
kamu hanya meninggalkan luka dan perasaan bersalah bertubi-tubi.
tetapi kalau dengan ini cukup membuatmu tenang.
aku terima.

untuk maaf yang belum sempat tersampaikan.
untuk terimakasih yang belum sempat terucapkan.
aku kirimkan lewat rindu yang sempat terabaikan..

Ketidakwarasan padaku

ARGHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHH..
HIKS .................
 :'(
berteriak.. sekencang mungkin..
menangis, sejadi-jadinya..
apa cukup untuk membayar sakitmu?
Aku rela kehilangan semua air mataku demi membayar lukamu.
apalagi yang kamu minta?
kamu mau apa?
bicara padaku!!
jangan biarkan aku menerka-nerka sendiri !!
Tolong Katakan!
JANGAN DIAM SAJA!!!
BIACARA PADAKU!!
JANGAN DIAM SAJA!!
argh............................
Kamu jahat! Kamu yang jahat!
apa cukup membuatku tersiksa seperti ini?
apa?
tolong katakan!
apa kamu membenciku?
apa aku hina di matamu?
heii jangan diam!
apa tidak mendengarku?
hks :'(

ketidakwarasan padaku, membuat hidupku lebih tenang..
aku takkan sadari bahwa kau tak lagi di sini.
ketidakwarasan padaku, selimut tebal hati rapuhku.
berkah atau kutukan , namamu yang ku sebut.
aku mulai nyaman, berbicara pada dinding kamar.
aku takkan tenang saat sehatku datang.. - Sheila On 7 ' Ketidakwarasan Padaku '..

only God know


Tuhan apa aku salah?
Apa aku begitu kejam?
Tuhan, maafkan aku.
Please. Tuhan kenapa tidak memberiku kesempatan untuk berbicara?
Tuhan, kenapa dia pergi begitu saja?
Kenapa aku dibiarkan, ditinggalkan dengan sejuta perasaan bersalah?
Kenapa tidak memberiku waktu untuk menyampaikan semua keluhanku selama ini?
Tuhan, apa aku egois?
Tuhan aku telah menyakiti seseorang.
Tuhan maafkan aku.
Aku jahat. Aku jahat.
Lalu aku harus bagaimana?
Aku tidak mau perasaan bersalah ini, perasaan sakit ini menyelimuti. Mendekapku lebih lama. Aku tidak mau. Aku tidak ingin seperti ini.
Tuhan sampaikan padanya aku minta maaf. Maaf sekali.
Aku sama sekali tak ada niat untuk menyakiti.
Tuhan, peluk aku sebentar saja…..

come on.



BEGO !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
Sudah, jangan ,menangis lagi..!!!
Bukan sepenuhnya salahmu sayang.
Kita tidak bisa mencegah apa yang sudah Tuhan gariskan untuk kita.
Mungkin dengan kehilangan, kita akan tahu betapa berartinya seseorang yang pernah hadir dalam hidup kita..
Kamu percaya kan sayang?
Terkadang gunung terlihat jauh lebih indah ketika kita melihatnya dari kejauhan..
Bangkitlah, hapus air matamu.
Kamu kuat , lebih dari apa yang kamu pikirkan.
Kamu bisa melewati semuanya.
Percayalah.