Jumat, 17 Februari 2012

Mulutmu Harimaumu

Maaf teman, saya bukannya menyalahkan kamu, bukan pula saya merasa lebih baik dari kamu.. Tapi sepertinya mulutmu perlu sedikit penjagaan yang lebih ketat.
Kamu tahu???
Luka karna kata-kata itu ajuh lebih menyakitkan daripada luka berdarah..
Kamu tahu???
Paku yang telah ditancapkan di kayu., sesegara mungkin kamu mencabutnya tetap akan meninggalkan bekas tancapan. Begitu pula dengan kata-katamu yang menyayat hati, seberapa kali pun kamu meminta maaf, luka itu akan tetap ada.Tapi terimakasih teman, ini cukup membuat saya lebih kuat, membuat saya tahu " SIAPA KAWAN? SIAPA LAWAN? "
sekali lagi, Terima Kasih :)
Kamu tidak perlu khawatir, saya tidak akan menyimpan rasa dendam atau rasa benci untuk kamu, karena kalau saya balik memperlakukan kamu seperti itu, lantas APA BEDAnya Saya dengan KAMU??
 
Sekiranya cukup, Rasa sakitku biar Tuhan yang membalasnya :) :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar