Jadi kamu benar-benar mau mundur dari hubungan yang selama ini kamu pertahankan ? tanya seorang sahabat kepada chelsi..
iyaa aku mundur bukan berarti aku menyerah .. aku mundur karena aku cinta..
* Jadi bagaimana dengan hubungan kita ? *
aku berhenti sampai di sini, bukan karena aku tidak mencintaimu tapi justru karena aku sangat mencintaimu.. aku ingin cukup sampai di sini, aku sadar terkadang ada hal yang tidak bisa dipaksakan dan itu KITA..
tidak bersama saat ini bukan berati kita berpisah..
"Kenapa chelsi?"
*Aku lelah, aku lelah ben.. "Chelsi terisak.. Setelah kamu mendapat beasiswa ke luar negri , aku tidak berhenti dihantui tentang perpisahan akan jarak, akan waktu..
"Jadi lelahmu lebih besar dari rasa cintamu?"
*Bukan begitu ben, kamu tahu pasti bahwa aku mencintaimu bahkan hingga detik ini..
bukan berarti aku tidak mencintaimu, hanya sajaaaaaaaaaaaa....
kamu pasti tahu bukan itu alasannya. Aku mencintaimu , dan aku merasa perih harus mundur dari hubungan kita..
Ben hanya terdiam, suaranya bergetar tanpa air mata.. Dia merasa semua tiba-tiba menjadi gelap.. Dia terlalu mencintai chelsi , pada perempuan manapun dia belum pernah merasakan seperti apa yang dirasakannya kepada chelsi..
"Maaf chelsi, aku pergi bukan untuk bersenang-senang, aku pergi untuk belajar. untuk aku, untuk masa depan kita..
aku pergi bukan berarti aku meninggalkan kamu..
akuuu.."
*Aku tahu ben, aku paham, aku bisa mengerti..
tapi takdir , aku tak mampu bertaruh dengannya..
"Maafkan aku chelsi.."
"Maafkan aku"
:) chelsi tersenyum..mencoba menahan tangis..
"Ini hanya masalah jarak dan waktu, aku merasa ini adalah jalan yang terbaik yang haus kita tempuh.."
*jadi??kita?? tanya chelsi untuk memastikan..
"Sekarang atau nanti , kita akan bersama lagi.. tunggu aku hingga benar-benar menjadi seorang manusia..
Jaga diri baik-baik yah..."
Chelsi terdiam.
yah.. bgtulah rasanya :)
BalasHapus