Kalau
saja kamu mau tahu, aku tidak seburuk apa yang kamu pikirkan, Aku wanita sama
sepertimu, aku juga punya hati. Kita sama-sama tahu bagaimana cerita yang ada.
Aku, kamu, dia.
Dengan
semua tingkahmu, sifat kekanak-kanakanmu yang selalu kamu tunjukkan di media
sosial. Aku tahu itu, aku tahu sekali bagaimana kamu akan makanya aku tidak
merespon.. aku tidak mungkin meladeni kamu dengan situasi yang seperti ini.
tidak akan, meski kamu terus-terusan memancing emosiku, tapi aku belum cukup
bodoh untuk menunjukkan kekonyolan-kekonyolan yang mungkin terjadi apabila kita
saling melempar kata satu sama lain. dan 1 lagi yang harus kamu tanamkan dalam
pikiranmu, aku belum cukup bodoh untuk memusuhi ataupun membenci orang yang
sama sekali tidak ku kenal sebelumnya, dan sebenarnya tidak pernah ingin ku
kenal..
Aku
wanita, aku juga punya hati sama sepertimu. Kalau saja kamu mau tahu, aku
bahkan rela mengorbankan perasaanku sendiri untuk kamu, untuk kamu yang tidak
pernah ku kenal secara langsung. Aku bukan sok bijak atau sok mau berkorban,
tapi aku berusaha memposisikan diriku sama seperti posisimu yang sekarang.
Terlebih setelah membaca semua postinganmu di blog, aku lebih bisa mengerti
bagaimana perasaan kamu.
Tetapi
kamu tahu sendiri kan? Perasaan bukan untuk dipaksakan? Aku berusaha merelakan.
Sekarang tergantung yang ingin direlakan mau atau tidak?! Karna aku juga tidak
bisa memaksakan dia untuk kembali padamu, tetapi kalau saja dia mau, aku rela
melepaskan dia untuk kamu..
Sekali
lagi, aku bukan sok bijak atau sok-sok jenis lainnya. Aku hanya berusaha
mengerti wanita yang sama sepertiku. Kita sama-sama tahu bagaimana rasanya jadi
wanita.
Oiya,
kadang-kadang pilihan terbaik adalah menerima ;)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar