Seseorang dari masa lalunya kembali datang,
membawa perasaan yang sama seperti dulu tapi dengan status yang berbeda.
Harusnya pintu tetap tertutup, tetapi dia
terlanjur masuk, duduk dan berbincang lama.
“ ini berlebihan.” Akhirnya suaranya terdengar
juga, meski sangat berat,seperti memikul sebuah beban.
“ apanya yang berlebihan?” tangkisnya dengan
sebuah pertanyaan.
Dia hanya terdiam, menunduk. Dadanya sesak.
“ Kalau memang betul kamu menganggap ku just
friend, kamu tidak akan bilang ini berlebihan.”
“ Sekuat apapun statementku bahwa kamu tidak lebih
dari sekedar teman, hatiku tidak akan mampu menepis kamu pernah hidup di
dalamnya. “
Kemudian ada hening berkepanjangan.
“ Habiskan kopimu, dan silahkan pergi!”
Perempuan itu kembali terisak. Aku tidak pernah
benar-benar bermaksud untuk mengusirmu, aku hanya….. aku hanya…. Hiks.. hiks..
Dibalik pintu, dia menghabiskan beberapa tetes air
mata.
Aku tidak ingin jatuh pada kesalahan yang sama
(lagi). Aku tidak ingin lagi kehilangan orang yang menyayangiku.
Air matanya mulai kering. “ Ada hati yang harus ku
jaga. “ lirihnya.
Lengkungan manis tercipta di bibirnya. Senyumnya
(masih) manis seperti dulu.
Kamu tidak seharusnya galau gadis kecil, kamu tahu
yang terbaik :’)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar