Senang
malam ini diajak nonton. Cuma senangnya sampai di situ saja. Harusnya malam
minggu ini menyenangkan untuk kita semua tetapi nyatanya saya tidak
semenyenangkan itu.
Di
awal pemutaran film Tenggelamnya Kapal Van Der Wicjk, saya memutuskan untuk
pulang.
“
pulang duluan ya, tidak enak sama nenek di rumah, sendirian. Tidak tenang di
sini, saya harus pulang. “
Kedua
temanku ini hanya diam. Kemudian beranjak dari kursi dan menuruni setiap anak
tangga.
“
kalian kenapa sih? Sudah ku bilang, saya bisa pulang sendiri. Naik taxi, dekat
kok.”
“
kamu yang kenapa? bisa-bisanya kita biarkan cewek pulang sendirian. Pergi
bersama, pulang juga harus bersama.“
“
tapi.. saya kan bisa pulang sendiri. Saya minta maaf. “
Setelah
percakapan panas dan dingin itu, yang terdengar hanya derap langkah kami
masing-masing. Tadinya saya yang minta pulang duluan, tetapi langkah ke dua
temanku ini lebih terburu-buru dan tak saling menunggu. Kita seperti sedang
mengejar kereta api yang sebentar lagi akan berangkat.
Hummmm.
Sejujurnya, sejujur-jujurnya saya sangat tidak enak hati, namun mengingat nenek
sendiri di rumah adalah kekhawatiran dan ketidaktenangan hatiku bertubi-tubi.
Aku sangat mencintai beliau, lebih dari apapun. Sangat dekat dengannya, lebih
dekat bahkan dari siapapun.
Maaf
mungkin tidak cukup untuk membenahi kecewa orang lain terhadapku, tapi saya tidak
akan pernah memaafkan diri saya sendiri jika terjadi apa-apa pada nenek
kesayanganku.
Mungkin
di lain waktu saya bisa mengobati rasa tidak enak hati pada ke dua orang yang
pengertian ini. semoga, aamiin.
Terimakasih
untuk rasa haru akan kebesaran hati kalian untuk meninggalkan filmnya dan
bersedia mengantarkanku pulang ke rumah.
“
assalamu’alaikum, nek. Ini saya upi. “
“
loh, katanya pulang tengah malam. “
“
filmnya saya tinggal, saya tidak bisa membiarkan nenek sendirian di rumah. “
#peluknenek
Pelukan
sehangat dan setentram ini yang buat saya tidak pernah bisa jauh. Selalu ingin
kembali pulang, untuk perempuan kebanggaan ibuku. Kecintaanku pula.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar