Malam
itu hujan turun. Tidak terlalu deras tapi cukup membuat tubuh mungilnya kedinginan.
Dia berusaha memejamkan matanya. Mencoba untuk meredam semua rasa rindu yang
mencekam. Cuaca yang seperti ini, biasanya sangat mudah untuk membuatnya
terlelap, tapi kali ini tidak. Cuaca yang dingin itu malah mengantarkan
pikirannya ke masa lalu yang telah terbingkai menjadi kenangan.
Kenangan,
“bawa aku kembali bersamamu” bisiknya lirih. Dia menghela nafas, membayangkan
kejadian-kejadian indah yang pernah terlewati. Terlalu manis, dan semua masih melekat dalam ingatan.
Malam
itu, dia memutar kembali semua ingatan. Mendengarkan lagu-lagu kesukaannya,
berharap semuanya bisa hadir kembali, agar tetap bisa dia rasakan. Namun,
cerita indah tidak akan pernah sama.
Setiap
malam, sama seperti malam ini. Rintik hujan selalu membawanya kepada kerinduan.
Kerinduan akan masa lalu, akan masa kecil yang penuh dengan tawa dan bahagia.
Sayang, waktu tak mungkin berjalan mundur!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar