Pagi ini aku terbangun lebih awal dari orang-orang rumah.. Aku
berjalan keluar kamar, mengambil air wudhu lalu kemudian menunaikan kewajiban..
Setelah itu aku menyalakan laptop dan mulai menulis.. Setidaknya ada satu
cerita yang bisa ku ciptakan setiap harinya..
Aku melihat adikku masih tertidur pulas pagi ini, sepertinya
dia sangat kecapean.. Aktifitasnya padat, sama sepertiku.. Bedanya mungkin dia
belum terlalu terbiasa.. Ku raih handphonenya yang terletak tidak jauh dari
tempatku duduk bersila.. Aku berusaha mencari tahu dengan siapa saja dia
berkomunikasi.. Adikku orangnya tertutup, banyak diam dan hampir tidak pernah
bercerita.. Maka dari itu aku selalu berusaha mencari tahu tentang dia lewat
hpya, teman-temannya atau membaca sendiri apa yang kira-kira sedang
dipikirkannya.. Aku melihat ada chat history dari mama.. Tanpa pikir panjang,
aku langsung membacanya.. Syalalalala~
Adikku
sayang, adikku malang *ehh
Adikku
sayang..
Memang tidak mudah menjalani sesuatu yang sepenuhnya bukan keinginan
kita, tapi menurutku kamu sangat beruntung ditempatkan di fakultas yang jutaan
orang memimpikannya, termasuk aku salah satunya ( dulu )…
Kesulitan yang kamu hadapi sekarang hanya sementara,
percayalah itu semua hanya cara dari Tuhan untuk menguatkanmu lebih dari
kemarin.. Kamu jangan mengeluh sama mama, itu hanya akan membuat orang tua kita
bersedih.. Aku bukannya melarang kamu mengeluh. Mengeluh itu manusiawi, aku
juga pernah bahkan sering melakukannya tapi bedanya waktu itu aku tidak diberi
respon yang menyenangkan, mama sama sekali tidak mengizinkan aku untuk
mengulang keluhanku lebih dari 1 kali.. Aku bukannya cemburu tapi hanya ingin
menegaskan sekali lagi bahwa kamu sangat beruntung !!
Dek, setiap awal memang terasa sangat berat.. Kamu hanya
butuh percaya kepada diri kamu sendiri bahwa kamu mampu, kamu bisa
melewatinya.. trust me!
Aku bisa mengatakan semua ini karna aku pernah melewatinya..
Semester 1, hampir tiap malam aku menumpahkan air mata di sudut kamar, aku
merasa sangat lelah, aku tidak mampu melewati setiap harinya di kampus..
Kampus, kampus, kampus, tugas, tugas, tugas dan tugas. Aku bahkan tidak punya
waktu untuk diriku sendiri.. Tetapi jalan hidup telah aku pilih, aku harus
menjalaninya..
Seiring dengan berjalannya waktu, pada akhirnya kamu akan
tahu bagaimana kamu harus tetap bertahan dan memperjuangkan semuanya demi orang
tua, demi kamu dan demi masa depan kamu sendiri..
Jangan
terlalu cepat menyerah kepada keadaan dek!!
Semua ini tidak ada apa-apanya dibandingkan keringat yang
bercucuran dari orang tua kita, bagaimana mereka berusaha untuk tetap
menyekolahkan kita, membiayai hidup keluarga kecil kita, dan memenuhi semua
kebutuhan aku, kamu dan adik2 kita.. Harusnya kita pandai bersyukur!
Kamu tidak sendiri, percayalah aku selalu ada di sini.. Aku
akan membantu apa saja yang bisa aku lakukan. Aku tidak akan membiarkanmu
merasa sepi..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar