Sabtu, 12 Januari 2013

kehilangan..


Malam ini, hujan turun lagi..
Hmm, bagaimana mungkin menangisi seseorang yang tidak pernah aku miliki?
Bagaimana mungkin bisa sesakit ini?
Janji yang pernah terucap, semuanya telah terabaikan.
Ntah aku yang salah, ntah dia yang salah..
Rasanya memang terlalu jauh..
Meskipun sempat merasakan segala sesuatu yang terasa sangat dekat, tetapi tidak pernah benar-benar memiliki.
Bagaimana rasanya menjaga perasaan seseorang yang tidak pernah benar-benar menjadi milikmu?
Sekuat apapun, akan ada titik di mana kamu harus berhenti memperjuangkan sesuatu yang tidak pasti.
Dan ketika semua benar-benar terjadi, ketika sebuah keputusan menjadi sesuatu yang tidak bisa kamu pungkiri. Maka berakhirlah sudah. Cerita-cerita indah, cerita kita. Janji dan semuanya.
Aku kalah. Aku menyerah kepada waktu. Kepada jarak yang memberiku arti tiada.
Aku bukan siapa-siapa.
Aku hanyalah nafas yang mencoba berarti untuk sekedar kau hirup lalu kau hembuskan kembali.
Aku pasrah.
Aku hanyalah angin yang berlalu.
Aku tidak berarti apa-apa lagi.
Tetapi kalau seandainya saja kamu benar-benar mau tahu, aku tidak pernah pergi.
Harusnya kamu tahu, hati tidak pernah pergi. Ia hanya berpindah ke hati yang lebih menghargai.

tetap akan di sana seribu tahun lagi.

Maaf ..
Dan terimakasih.

Hal yang paling menyakitkan adalah ketika kita tahu dan merasakan kehilangan seseorang yang tidak pernah benar-benar kita miliki.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar