Mungkin,
kamu akan sadar ketika aku sudah tak di sini.
Apa
susahnya kamu berbicara dengan dia? aku tidak minta kamu keras, main kasar atau
memakinya. Aku cuma menyampaikan maksud hati. Kamu mau bagaimana? Kamu harus
bagaimana? Terserah kamu sajalah~
Barangkali
aku sudah lelah. Lelah seperti ini.
Sekarang
semua terserah kamu.
Mau
tegas atau membiarkan semuanya seperti ini?
Aku
tidak akan meminta atau menyampaikan apa-apa lagi..
Kamu
bisa merasakan bagaimana menjadi aku? Bagaimana di posisiku?
Kamu
tahu?
Aku
seperti balon yang kamu mainkan.. mengambang.
Aku
seperti pemain di belakang layar.
Barangkali
sulit bagimu untuk merasakan.
Kalau
begitu, khayalkan saja. bagaimananya..
Kamu
hebat. Kamu baik. Terlalu baik.
Kamu
begitu menjaga perasaannya. Sedangkan kamu lupa, ada perasaan lain yang
terabaikan. Suara hati yang tak terdengarkan..
Tapi
sudahlah. Aku lelah menyampaikan maksud hati.
ketika kita dihadapkan
pada satu masalah dan kita sudah tidak bisa melakukan apa-apa, kita hanya bisa
ikhlas. Kita harus belajar ikhlas. Merelakan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar