Sabtu, 12 Januari 2013

Lirih pagi yg seketika


Pagi yang berbeda dari biasanya. Hmm malas move on dari tempat tidur.
Hei seseorang di sana, apa kabar?
Selamat pagi ya kamu.
Ini selamat pagi pertama yang aku ucapkan lewat udara.
Kamu masih mendengarnya?
Apa masih bisa merasa?
Semoga jawabannya iya ..
Karna mungkin setelah ini, aku hanya akan menyapamu lewat tulisan-tulisanku.
Hmm, ya semoga kamu masih bisa baca. Meskipun sangat kecil kemungkinannya tapi tidak apa-apa,. 
 Akan ada waktu di mana kita akan saling merindukan meski tak saling menemukan.
Aku yang dulu sudah jadi kenangan.
Kamu yang dulu juga sudah menjadi kenangan.
Kita telah menjadi kenangan.
Kita hanyalah kenangan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar